Pembinaan Lansia

  • 16 Agustus 2011
Pembinaan Lansia

Dalam upaya meningkatkan perhatian pemerintah dan sebagai upaya untuk memberi motipasi kepada para lansia dan keluarga yang memiliki lansia maka pada hari Jumat (12/8) kemarin di Desa Landih, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli dilaksanakan pembukaan pelaksanaan pembinaan lansia yang berbasis kemasyarakatan. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Badan Koordinasi Kesejahteraan Kegiatan Sosial (BKKKS) Provinsi Ibu Ayu Pastika, yang didampingi oleh ketua panitia I Drs. I Nyoman Wenten beserta rombongan, disambut oleh Bupati Bangli beserta Ibu, Perwakilan dari Kabupatten klungkung oleh Kadis Sosial, Kadis Sosial Kabupaten Bangli dan para  masyarakat Desa setempat.
     Dalam laporan ketua panitia  I  Drs. I Nyoman Wenten menyampaikan dasar dari pelaksanan kegiatan ini adalah Dari DPA Pemerintah Provinsi Bali tahun anggaran 2011, dengan Program koordinasi dan pelayanan UKS dimana kegiatan Pembinaan Lansia Berbasis Masyarakat yang merupakan salah satu dari program kerja BKKKS Provinsi Bali 2011. Lanjutnya kegiatan ini merupakan Keputusan ketua umum BKKKS Provinsi Bali Nomor 06 Tahun 2011 tanggal 28 Juli 2011, tentang Pembinaan Lanjut Usia (lansia) yang berbasis kemasyarakatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan manfaat nyata, perbaikan kualitas hidup bagi masyarakat khususnya kaum lansia dimana kelompok tersebut merupakan masyarakat yang termarjinalkan. Sasarannya adalah dimana kegiatan tersebut akan dilaksanakan di dua desa yaitu Desa Landih Kecamatan Bangli, kabupaten Bangli dan Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung dengan jumlah peserta masing-masing desa sebanyak 30  orang Lansia Binaan. Dijelaskan juga kegiatan tersebut akan berlangsung selama 2 Bulan dimuali hari ini sampai tanggal 30 september yang akan datang. Adapun kegiatan-kegiatan selama pembinaan diantaranya: berupa penyuluhan kepada keluarga yang meiliki lansia Desa adat, Banjar adat, sekehe teruna, tokoh masyarakat oleh instansi terkait sesuai dengan bidangnya yaitu Kanwil Kementrian Agama Provinsi Bali, BKKBN Provinsi Bali, Dinas Sosial Provinsi Bali. Kegiatan lainnya adalah Olahraga senam Lansia yang akan diadakan setiap hari Kamis di Desa Landih dan setiap hari Jumat di Desa Bakas Klungkung.  Pemeriksaan kesehatan  kepada para Lansia oleh dinas kesehatan Provinsi Bali beserta jajarannya. Pemberian bantuan kepada para Lansia berupa pakean olah raga, bantuan sembako, bantuan buku dari kanwil Kementrian Agama, Bantuan bibit kambing sebanyak 20 ekor yang dalam hal ini diberikan kepada Lansia diluar binaan. Dalam kesmpatan itu Inyoman wenten juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dananya bersumber dari APBD Provinsi Bali tahun 2011.
     Dalam sambutan Ketua Umum BKKKS Provinsi Bali Ibu Ayu Pastika menyampaikan bahwa, Kegiatan Pembinaan Lanjut usia (lansia) yang berbasis masyarakat ini dilaksanakan atas kerjasama BKKKS Pronsi Bali dengan Dinas Sosial Provinsi Bali berdasarkan DPA tahun anggaran 2011 dengan program koordinasi dan pelayanan UKS yang bertujuan untuk memberikan perbaikan kualitas hidup masyarakat khususnya bagi kelompok Lansia yang merupakan kelompok yang termarjinalkan. Ibu Ayu Pastika juga menyampaikan bahwa sasaran seperti yang dijelaskan diatas memang sangat sidekit dibandingkan dengan jumlah lansia yang ada di dua Desa tersebut, namun beliau tetap berharap kegiatan uni menjadi motivator bagi keluarga pemilik lansia khususnya dan masyarakat pada umumnya agar selalu memperhatikan dan peduli kepada keberadaan lansia yang ada di desanya. “Hal tersebut juga sejalan dengan hakekat dan Juga makna dari UUD No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia terutama pasal 8, dimana  Pemerintah, masyarakat dan keluarga bertanggung jawab  atas upaya terwujudnya peningkatan kesejahteraan sosial Lanjut Usia”. Tegasnya.
Dilanjutkan disamping untuk memberikan pelatihan dan ceramah oleh pihak terkait dengan kegiatan Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan menggugah pikiran kita semua untuk selalu bertindak dan selalu memberikan perhatian kepada Lansia baik perawatan dan perlindungan sebagai wujud bakti dan terimakasih kita kepada orang tua sehingga para Lansia dapat hidup tenang, aman, sehat dalam menjalani sisa-sisa hidupnya ditengan keluarga dan masyarakat. “Dengan bantuan dan dukungan para Pemuka desa Tokoh masyarakat maupun para Lansia saya yakin kegiatan ini akan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan mencapai hasil sebagaimana yang diharapkan”. Ujar  Ibu Ayu Pastika.
     Sedangkan sebagai tuan rumah Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya program kegiatan ini dan beliau akan selalu mendukung dengan sepenuhnya dan beliau juga menitipkan agar program yang berbasis kemasyarakatan seperti ini tetap menjadi prioritas sehingga kedepan masyarakat khususnya para Lansia juga mempunyai pandangan dan pola pikir yang lebih terbuka dan selalu menghargai keberadaan orang tua, dimana baik buruknya orang tua akan tergantung dari generasi penerusnya atau si anak. 

  • 16 Agustus 2011

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita